Skip to content
headerrr
headpagehp 639x1024 1.jpg

Total Visitor: 23

Ikan menjadi hewan air yang paling banyak dikonsumsi dan disukai oleh masyarakat, baik dalam maupun luar negeri. Di Indonesia sendiri ikan mujair yang paling banyak digemari. Alasan inilah yang menjadi penggerak utama saya untuk menggeluti bisnis ikan mujair.

Nama saya Indra. Lima tahun lalu saya memutuskan untuk beternak ikan mujair. Di tempat tinggal saya di Maluku, peternakan ikan saya berjarak sekitar 3 km dari rumah. Saya sengaja mencari tempat untuk budidaya yang dekat dengan rawa karena tingkat keasaman air (ph) sesuai dengan habitat ikan mujair.

Namun karena pertimbangan lokasi tersebut, saya harus siap menghadapi masalah predator. Sebab di daerah rawa memang cukup banyak biawak yang menjadi predator utama ikan mujair.

Karena jarak antara rumah dan peternakan saya yang lumayan jauh, saya tidak bisa mengontrol dan juga menjaga ikan-ikan secara terus menerus. Apalagi saat saya baru saja memulai usaha, saya kaget karena ikan-ikan banyak yang mengambang dan mati akibat ulah predator utama yaitu biawak.

Karena itulah saya memutuskan untuk merekrut 2 orang pekerja yang tinggal dekat dengan lokasi kolam mujair saya untuk mengawasi peternakan ikan setiap malam. Karena memang saya hanya bisa mengawasi di saat siang saja.

Semalam – dua malam memang tidak ada ikan yang mengambang atau mati. Tetapi di minggu selanjutnya, kami dibuat kaget bukan main karena ditemukan banyak ikan mati lagi. Ikan yang mati ini sudah pasti ulah biawak.

Saya harus memutar otak lebih keras untuk menyelesaikan masalah ini. Kalau predator dibiarkan saja, sudah pasti hasil panen mujair saya akan sangat jauh dari yang saya harapkan. Apalagi saya punya kewajiban menggaji 2 orang yang sudah banyak membantu saya.

Setelah saya mencoba diskusi dengan beberapa orang, saya pikir-pikir benar juga masukan dari mereka. Selain dijaga, hama harus dibasmi, kan? Karena perkembangbiakan hama yang tidak dapat kita kontrol, tentu jumlahnya akan terus bertambah. Dan ketika populasi hama semakin banyak, tentu serangan ke kolam ikan saya semakin sulit dikendalikan.

Beberapa peternak ikan lain yang saya kenal, mereka menggunakan senapan angin pare untuk membasmi hama. Terus terang saja, saya belum pernah sekalipun menggunakan senapan angin. Kalaupun itu adalah solusi ampuh untuk masalah saya, saya masih bingung harus beli senapan dimana. Sementara tempat tinggal saya jauh sekali dari toko senapan.

Setelah dicari-cari di internet, akhirnya saya menemukan senapan GOPPUL Night Furry yang memang dikenal ampuh untuk mengatasi berbagai hama seperti babi hutan, biawak dan lain sebagainya. Langsung saja saya pesan saat itu juga.

Tidak butuh waktu lama, senapan angin pesanan saya pun datang. Saya langsung menggunakannya untuk mengatasi biawak. Walaupun itu kali pertama saya memegang senapan, tapi saya langsung merasa nyaman saat menggunakan. Perakitan dan penyetelan akurasinya juga mudah untuk pengguna baru seperti saya.

Selama seminggu, saya berburu hama tersebut dan hasilnya tidak mengecewakan. Minggu selanjutnya kami sudah tidak menemukan ikan mati mati lagi.  Kini peternakan saja berjalan dengan lancar tanpa adanya hama. Hama bisa diatasi dengan mudah dengan GOPPUL Night Furry ini.

"Senapan angin yang mampu mengatasi hama biawak raksasa di kolam ikan saya. Kini saya bisa panen ikan mujair lebih banyak tanpa adanya masalah predator yang mengganggu."

"Senapan angin yang mampu mengatasi hama biawak raksasa di kolam ikan saya. Kini saya bisa panen ikan mujair lebih banyak tanpa adanya masalah predator yang mengganggu."

Total Visitor: 23

Ikan menjadi hewan air yang paling banyak dikonsumsi dan disukai oleh masyarakat, baik dalam maupun luar negeri. Di Indonesia sendiri ikan mujair yang paling banyak digemari. Alasan inilah yang menjadi penggerak utama saya untuk menggeluti bisnis ikan mujair.

Nama saya Indra. Lima tahun lalu saya memutuskan untuk beternak ikan mujair. Di tempat tinggal saya di Maluku, peternakan ikan saya berjarak sekitar 3 km dari rumah. Saya sengaja mencari tempat untuk budidaya yang dekat dengan rawa karena tingkat keasaman air (ph) sesuai dengan habitat ikan mujair.

Namun karena pertimbangan lokasi tersebut, saya harus siap menghadapi masalah predator. Sebab di daerah rawa memang cukup banyak biawak yang menjadi predator utama ikan mujair.

Karena jarak antara rumah dan peternakan saya yang lumayan jauh, saya tidak bisa mengontrol dan juga menjaga ikan-ikan secara terus menerus. Apalagi saat saya baru saja memulai usaha, saya kaget karena ikan-ikan banyak yang mengambang dan mati akibat ulah predator utama yaitu biawak.

Karena itulah saya memutuskan untuk merekrut 2 orang pekerja yang tinggal dekat dengan lokasi kolam mujair saya untuk mengawasi peternakan ikan setiap malam. Karena memang saya hanya bisa mengawasi di saat siang saja.

Semalam – dua malam memang tidak ada ikan yang mengambang atau mati. Tetapi di minggu selanjutnya, kami dibuat kaget bukan main karena ditemukan banyak ikan mati lagi. Ikan yang mati ini sudah pasti ulah biawak.

Saya harus memutar otak lebih keras untuk menyelesaikan masalah ini. Kalau predator dibiarkan saja, sudah pasti hasil panen mujair saya akan sangat jauh dari yang saya harapkan. Apalagi saya punya kewajiban menggaji 2 orang yang sudah banyak membantu saya.

Setelah saya mencoba diskusi dengan beberapa orang, saya pikir-pikir benar juga masukan dari mereka. Selain dijaga, hama harus dibasmi, kan? Karena perkembangbiakan hama yang tidak dapat kita kontrol, tentu jumlahnya akan terus bertambah. Dan ketika populasi hama semakin banyak, tentu serangan ke kolam ikan saya semakin sulit dikendalikan.

Beberapa peternak ikan lain yang saya kenal, mereka menggunakan senapan angin pare untuk membasmi hama. Terus terang saja, saya belum pernah sekalipun menggunakan senapan angin. Kalaupun itu adalah solusi ampuh untuk masalah saya, saya masih bingung harus beli senapan dimana. Sementara tempat tinggal saya jauh sekali dari toko senapan.

Setelah dicari-cari di internet, akhirnya saya menemukan senapan GOPPUL Night Furry yang memang dikenal ampuh untuk mengatasi berbagai hama seperti babi hutan, biawak dan lain sebagainya. Langsung saja saya pesan saat itu juga.

Tidak butuh waktu lama, senapan angin pesanan saya pun datang. Saya langsung menggunakannya untuk mengatasi biawak. Walaupun itu kali pertama saya memegang senapan, tapi saya langsung merasa nyaman saat menggunakan. Perakitan dan penyetelan akurasinya juga mudah untuk pengguna baru seperti saya.

Selama seminggu, saya berburu hama tersebut dan hasilnya tidak mengecewakan. Minggu selanjutnya kami sudah tidak menemukan ikan mati mati lagi.  Kini peternakan saja berjalan dengan lancar tanpa adanya hama. Hama bisa diatasi dengan mudah dengan GOPPUL Night Furry ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *