Skip to content
headerrr
headpagehp 639x1024 1.jpg

Total Visitor: 19

Perkenalkan nama saya Miftahul Rozak. Saya merupakan salah satu petani ubi yang berada di Nusa Tenggara Barat. Usaha yang saya jalani sekarang masih kecil-kecilan karena memang baru dua tahun lebih saya menjalani bisnis bertani ubi.

Saya memilih bertanam ubi karena ubi memang bisa dirawat dengan mudah. Selain umbinya yang bisa di jadikan bahan makanan utama, daun ubi juga banyak peminatnya. Ubi bisa dijadikan sebagai snack oleh-oleh khas Nusa Tenggara Barat seperti keripik ubi goreng atau keripik ubi panggang.

Saya memulai usaha ini dengan membeli 3 hektar lahan di sekitaran hutan. Untuk mengurus perkebunan yang cukup luas ini, saya mengajak 2 orang tetangga membantu saya. Karena jarak antara rumah kami dengan perkebunan cukup jauh, maka kami mendirikan gubuk untuk bermalam.

Saat mulai bertani, kami tidak merasa ada kesulitan. Hujan juga turun dengan intensitas yang wajar sehingga kami tidak perlu repot-repot lagi untuk menyiram bibit ubi. Mulai masalah modal hingga cuaca, benar-benar mendukung pertanian kami di masa-masa awal bertanam.

Di tahun pertama panen sangat memuaskan. Saya senang bisa berbagi keuntungan dengan 2 orang tetangga yang sudah banyak membantu saya mengurus kebun. Tapi memasuki tahun kedua, timbul satu masalah besar yang membuat kami kebingungan. Hama babi hutan menyerang ladang ubi kami.

Tentu ini menjadi masalah yang sangat serius karena saat kami menyadari adanya serangan babi hutan, kebun ubi kami sudah mendekati masa panen.

Saat itu kami benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. Dan kami terlambat untuk mengambil tindakan. Lebih dari setengah lahan ubi kami rusak total yang menyebabkan saat itu kami mengalami penurunan panen yang drastis.

Memasuki masa tanam baru, kami mencari cara untuk menghadapi serangan babi hutan selanjutnya. Yang jelas kami tidak ingin gagal panen kedua kalinya.

“Saya ada senapan angin sharp, bang. Nanti malam saya ambil ya untuk mengatasi hama babi hutan ini”, salah satu tetangga saya menawarkan solusi.

Untuk mengatasi babi hutan ini memang salah satu cara yang paling ampuh adalah dengan menggunakan senapan angin. Dulu saya pikir untuk apa senapan angin karena tidak ada hama di sekitar perkebunan ubi. Tapi sekarang saya justru sangat membutuhkannya.

Setelah saya lihat senapan yang dibawa tetangga saya, ternyata keren juga. Desainnya elegan. Merk senapan ini GOPPUL Night Furry. Tanpa pikir panjang, saya langsung menggunakan senapan itu untuk berburu hama babi hutan yang selama ini meresahkan kami sebagai petani ubi.

Itu kali pertama saya menggunakan GOPPUL Night Furry dan saya langsung berhasil membidik 4 ekor babi hutan yang sedang berkeliaran di kebun kami. Hari-hari selanjutnya kami bergantian menjaga kebun setiap malam agar tidak kecolongan serangan babi hutan lagi.

Kini panen ubi kami kembali meningkat. GOPPUL Night Furry memang keren. Sangat membantu saya dan para petani ubi untuk mengatasi hama babi hutan!

"Kini saya tidak perlu khawatir lagi dengan hama babi hutan yang biasanya menyerang kebun ubi. Senapan keren buatan Indonesia ini memang sangat membantu saya. "

"Kini saya tidak perlu khawatir lagi dengan hama babi hutan yang biasanya menyerang kebun ubi. Senapan keren buatan Indonesia ini memang sangat membantu saya. "

Total Visitor: 19

Perkenalkan nama saya Miftahul Rozak. Saya merupakan salah satu petani ubi yang berada di Nusa Tenggara Barat. Usaha yang saya jalani sekarang masih kecil-kecilan karena memang baru dua tahun lebih saya menjalani bisnis bertani ubi.

Saya memilih bertanam ubi karena ubi memang bisa dirawat dengan mudah. Selain umbinya yang bisa di jadikan bahan makanan utama, daun ubi juga banyak peminatnya. Ubi bisa dijadikan sebagai snack oleh-oleh khas Nusa Tenggara Barat seperti keripik ubi goreng atau keripik ubi panggang.

Saya memulai usaha ini dengan membeli 3 hektar lahan di sekitaran hutan. Untuk mengurus perkebunan yang cukup luas ini, saya mengajak 2 orang tetangga membantu saya. Karena jarak antara rumah kami dengan perkebunan cukup jauh, maka kami mendirikan gubuk untuk bermalam.

Saat mulai bertani, kami tidak merasa ada kesulitan. Hujan juga turun dengan intensitas yang wajar sehingga kami tidak perlu repot-repot lagi untuk menyiram bibit ubi. Mulai masalah modal hingga cuaca, benar-benar mendukung pertanian kami di masa-masa awal bertanam.

Di tahun pertama panen sangat memuaskan. Saya senang bisa berbagi keuntungan dengan 2 orang tetangga yang sudah banyak membantu saya mengurus kebun. Tapi memasuki tahun kedua, timbul satu masalah besar yang membuat kami kebingungan. Hama babi hutan menyerang ladang ubi kami.

Tentu ini menjadi masalah yang sangat serius karena saat kami menyadari adanya serangan babi hutan, kebun ubi kami sudah mendekati masa panen.

Saat itu kami benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. Dan kami terlambat untuk mengambil tindakan. Lebih dari setengah lahan ubi kami rusak total yang menyebabkan saat itu kami mengalami penurunan panen yang drastis.

Memasuki masa tanam baru, kami mencari cara untuk menghadapi serangan babi hutan selanjutnya. Yang jelas kami tidak ingin gagal panen kedua kalinya.

“Saya ada senapan angin sharp, bang. Nanti malam saya ambil ya untuk mengatasi hama babi hutan ini”, salah satu tetangga saya menawarkan solusi.

Untuk mengatasi babi hutan ini memang salah satu cara yang paling ampuh adalah dengan menggunakan senapan angin. Dulu saya pikir untuk apa senapan angin karena tidak ada hama di sekitar perkebunan ubi. Tapi sekarang saya justru sangat membutuhkannya.

Setelah saya lihat senapan yang dibawa tetangga saya, ternyata keren juga. Desainnya elegan. Merk senapan ini GOPPUL Night Furry. Tanpa pikir panjang, saya langsung menggunakan senapan itu untuk berburu hama babi hutan yang selama ini meresahkan kami sebagai petani ubi.

Itu kali pertama saya menggunakan GOPPUL Night Furry dan saya langsung berhasil membidik 4 ekor babi hutan yang sedang berkeliaran di kebun kami. Hari-hari selanjutnya kami bergantian menjaga kebun setiap malam agar tidak kecolongan serangan babi hutan lagi.

Kini panen ubi kami kembali meningkat. GOPPUL Night Furry memang keren. Sangat membantu saya dan para petani ubi untuk mengatasi hama babi hutan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *