Skip to content
headerrr
headpagehp 639x1024 1.jpg

Total Visitor: 43

Salah satu hama yang menjadi musuh untuk para petani adalah babi hutan. Babi hutan memang sangat sering menyerang perkebunan petani. Bukan hanya membuat para petani geram, tapi yang lebih parahnya lagi petani bisa merugi karena hasil panen yang tidak memuaskan.

Begitu juga dengan saya yang memiliki perkebunan jagung di Bengkulu. Hama yang paling mengganggu adalah babi hutan. Perkebunan jagung di daerah saya cukup luas, karena ada beberapa petani yang juga memiliki kebun jagung di sana. Jadi masalah babi hutan ini menjadi masalah bersama kami para petani.

Sudah beberapa kali kami alami, saat jagung-jagung sudah mulai matang dan siap panen, tanaman jagung langsung diobrak-abrik oleh babi hutan. Tanaman-tanaman jagung kami roboh, dan gagal panen pun tak terhindarkan. Mungkin bisa dikatakan, hampir semua petani jagung di daerah saya hampir tidak bisa merasakan hasil panen. Balik modal saja sudah bagus.

Belajar dari pengalaman tersebut, kami mencoba memasang jerat untuk menjebak babi hutan. Namun serangan hama tersebut belum benar-benar bisa kami kendalikan. Karena faktanya memang tidak hanya satu babi hutan, bahkan bisa lebih dari tiga ekor yang melakukan perusakan kebun. Kenapa kami yakin bukan hanya satu ekor babi hutan? Karena ada beberapa petani yang memang melihat cukup banyak babi hutan sedang merusak tanaman jagung kami.

Goppul Night Furry, Senapan Penjaga Panen Jagung

Selain memasang jerat, senapan angin manual memang menjadi salah satu cara yang cukup ampuh untuk mengatasi hama babi hutan. Beberapa petani sudah mulai menggunakan. Saya pun memiliki dua senapan, yang satu senapan angin manual dan yang satunya lagi GOPPUL Night Furry. Untuk awal-awal saya menggunakan senapan yang biasa, tapi sayangnya tidak bisa membidik dengan tepat.

Kemudian saya mencoba senapan GOPPUL Night Furry. Sebenarnya agak sayang juga saya untuk menggunakan senapan favorit saya ini. Karena senapan ini memang menjadi andalan saya ketika berburu di hutan dan saya tidak pernah menggunakannya untuk memberantas hama babi hutan.

Ketika saya coba, saya sudah menyangka bahwa senapan ini bisa dengan tepat membidik target sasaran dengan sangat baik. GOPPUL Night Furry memiliki power yang super kuat sehingga target sasaran bisa dengan mudah dilumpuhkan. Ini memang benar-benar senapan saya yang luar biasa mantab!

Beberapa petani lain yang masih kesulitan membasmi hama babi hutan dengan senapan angin biasa akhirnya saya rekomendasikan untuk menggunakan GOPPUL Night Furry. Dan mereka sangat tertarik memiliki senapan ini karea sudah melihat sendiri bagaimana saya bisa membasmi babi hutan dengan GOPPUL Night Furry.

Kini kekhawatiran petani jagung di daerah saya akan gagal panen sudah tidak ada lagi. Kami semakin optimis menjalani usaha perkebunan jagung ini akan memberikan keuntungan yang maksimal.

"Senapan angin dengan akurasi mantab dan power yang kuat sangat cocok mengatasi hama babi hutan yang menyerang perkebunan. Kini babi hutan bukanlah ancaman berarti."

"Senapan angin dengan akurasi mantab dan power yang kuat sangat cocok mengatasi hama babi hutan yang menyerang perkebunan. Kini babi hutan bukanlah ancaman berarti."

Total Visitor: 43

Salah satu hama yang menjadi musuh untuk para petani adalah babi hutan. Babi hutan memang sangat sering menyerang perkebunan petani. Bukan hanya membuat para petani geram, tapi yang lebih parahnya lagi petani bisa merugi karena hasil panen yang tidak memuaskan.

Begitu juga dengan saya yang memiliki perkebunan jagung di Bengkulu. Hama yang paling mengganggu adalah babi hutan. Perkebunan jagung di daerah saya cukup luas, karena ada beberapa petani yang juga memiliki kebun jagung di sana. Jadi masalah babi hutan ini menjadi masalah bersama kami para petani.

Sudah beberapa kali kami alami, saat jagung-jagung sudah mulai matang dan siap panen, tanaman jagung langsung diobrak-abrik oleh babi hutan. Tanaman-tanaman jagung kami roboh, dan gagal panen pun tak terhindarkan. Mungkin bisa dikatakan, hampir semua petani jagung di daerah saya hampir tidak bisa merasakan hasil panen. Balik modal saja sudah bagus.

Belajar dari pengalaman tersebut, kami mencoba memasang jerat untuk menjebak babi hutan. Namun serangan hama tersebut belum benar-benar bisa kami kendalikan. Karena faktanya memang tidak hanya satu babi hutan, bahkan bisa lebih dari tiga ekor yang melakukan perusakan kebun. Kenapa kami yakin bukan hanya satu ekor babi hutan? Karena ada beberapa petani yang memang melihat cukup banyak babi hutan sedang merusak tanaman jagung kami.

Goppul Night Furry, Senapan Penjaga Panen Jagung

Selain memasang jerat, senapan angin manual memang menjadi salah satu cara yang cukup ampuh untuk mengatasi hama babi hutan. Beberapa petani sudah mulai menggunakan. Saya pun memiliki dua senapan, yang satu senapan angin manual dan yang satunya lagi GOPPUL Night Furry. Untuk awal-awal saya menggunakan senapan yang biasa, tapi sayangnya tidak bisa membidik dengan tepat.

Kemudian saya mencoba senapan GOPPUL Night Furry. Sebenarnya agak sayang juga saya untuk menggunakan senapan favorit saya ini. Karena senapan ini memang menjadi andalan saya ketika berburu di hutan dan saya tidak pernah menggunakannya untuk memberantas hama babi hutan.

Ketika saya coba, saya sudah menyangka bahwa senapan ini bisa dengan tepat membidik target sasaran dengan sangat baik. GOPPUL Night Furry memiliki power yang super kuat sehingga target sasaran bisa dengan mudah dilumpuhkan. Ini memang benar-benar senapan saya yang luar biasa mantab!

Beberapa petani lain yang masih kesulitan membasmi hama babi hutan dengan senapan angin biasa akhirnya saya rekomendasikan untuk menggunakan GOPPUL Night Furry. Dan mereka sangat tertarik memiliki senapan ini karea sudah melihat sendiri bagaimana saya bisa membasmi babi hutan dengan GOPPUL Night Furry.

Kini kekhawatiran petani jagung di daerah saya akan gagal panen sudah tidak ada lagi. Kami semakin optimis menjalani usaha perkebunan jagung ini akan memberikan keuntungan yang maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *